Monday, July 16, 2007

Pancakes

Suatu Senin, Olan ngambek ga mau bangun tidur. Lah, udah dibujuk-bujuk sampe 10 menit, malah nangis. Ya sudah, daripada adikku yang bertugas nganterin hari itu karena papa Olan lagi keluar kota terlambat kerja, akunya ngalah. Kayanya Olan keasyikan 2 hari weekend sebelumnya bener-bener fun buat dia, jadi masih cape dan maunya main sama mamanya. Karena ga ada makanan buat sarapan, jadi ngajak Olan bikin pancake ini. Resep dari Mbak Ritha (kemana aja ya mbak, udah ga update2 lagi?), Pancake ini beda banget dari resep pancake biasa, karena pake whipped cream kocok, dan rasanya luar biasa lembut. Pokoknya meleleh di mulut... Hmm....
Waktu dipanggang kemarin, karena aku pake whipped cream Baker's Mix dan butter, wanginya enak sekali... mirip wangi donat JCo.
Cuman dari segi bentuk, hehehe masih malu2in nih, ga beraturan. Tapi kuningnya cantik banget, dan mulus... kaya pancake2 bule... halaah...
Sekarang photo sessionnya. Kalo polos jelek, mo dikasih madu, entar yang makan ga doyan (aku maksudnya hehehe), ya udah dikasih coklat Kiss aja. Eh, baru siap-siap jepret, Olan nyamperin. Jadinya, liat itu tangan siapa ya yang nyomotin coklatnya? Hehehe... Abis itu Olan bantuin mama jadi food stylistnya. Ntar diceritain deh di blognya Olan.

Resep Pancake ala Ritha langsung aja di sini ya.

Thursday, July 12, 2007

Titan n' Me

Dari mulai berkecimpung di dunia baking dan gabung di milis NCC (ga terasa udah mau 2 tahun), aku baru 3 kali ke Titan. Meskipun demikian tiap kunjungan selalu berkesan dan penuh perjuangan. Sebelumnya aku cerita si Titan dulu ya.

What is Titan? Titan itu sebuah toko bahan kue yang beralamat di Jl. RS Fatmawati No.22A, Jakarta.

Titan mengusung konsep modern (bisa dibilang pioner-nya), dimana layout toko dibuat seperti mini market. Dengan konsep ini, rasanya nyaman dan leluasa sekali belanja di Titan, karena kita bisa melihat bahkan memegang (asal jangan ngerusak hehehe) dan mengambil sendiri (eitts, asal bayar juga) barang-barang yang ingin kita beli. Namun demikian para staff di Titan juga selalu siap membantu, menjawab pertanyaan kita, menyediakan barang yang diminta, menimbang, mengemas... Helpful dan ramah.

Konsep yang memberi kenyamanan berbelanja ini juga didukung dengan penataan interior yang menarik, dengan dominasi warna merah, yang menjadi ciri khas Titan.
Belum lama ini, Titan menambah lagi fasilitas dengan menyediakan mini cafe di bagian depan toko, sehingga pengantar atau yang berbelanja sendiri dapat ngopi-ngopi atau icip-icip kue yang dijual atau produk lagi promo di sana.

Titan menyediakan bahan, perlengkapan sampai peralatan untuk membuat kue dan sejenisnya. Pengamatanku barang-barang yang ditawarkan di Titan seiring jalannya waktu dan perkembangan dunia kuliner juga semakin lengkap dan bervariasi. Ikut trend banget pokoknya. Aneka macam tepung : dari lokal sampai impor, cetakan coklat yang lucu-lucu, kemasan mika yang cantik, loyang yang umum sampai unik, aneka alat dan perlengkapan dekorasi cake, mixer dan oven semua itu hanya sebagian kecil dari yang tersedia di Titan.

Aneka Tepung, Pasta, Mie, di rak bawah aneka mentega

Aneka pasta, food colouring, susu, ragi, lalu di rak sebelahnya macam-macam coklat


Bahan-bahan tambahan pembuat kue dan roti, di rak belakangya macam-macam palleta (selai)

Di samping sebagai tempat berbelanja bahan dan peralatan membuat kue, di lantai 2, Titan juga menyediakan tempat untuk kursus. Untuk pengadaan kursus-kursus ini, Titan sudah bekerja sama antara lain dengan Bogasari dan NCC. Di luar itu, sepengetahuanku, tempat ini juga dapat kita sewa untuk mengadakan acara-acara demo masak atau belajar bersama. Ini tahunya dari baca cerita teman-teman yang sudah pernah mengadakan acara di sana. Asyik juga ya...

Rak loyang, berbagai bentuk berbagai ukuran, di ujung nya rak cup-cup kertas

Above of all, harga barang-barang di Titan so reasonable... Bener-bener pantes jadi harga modal buat tukang kue gitu hihihi... Harganya bersaing dengan grosiran (sok tau, emang pernah belanja grosiran hehehe) Di toko bahan kue bilangan Jakbar, yang berdandan cantik seperti Titan (walau lebih kecil dan tidak lengkap), harga bisa selisih jauh. Itulah kalo mengapa aku always wanna comeback to Titan.

Kiri : Mixer gede, rolling pin gede buat pembuat roti/kue skala besar. Kanan : Macam-macam ukuran dan bentuk mika dan dus untuk coklat atau cake

Begitulah sekelumit tentang Titan. Sekarang balik cerita ke 3 kunjunganku ke Titan dari 2 tahun lalu. Seperti biasa, selalu butuh perjuangan untuk membujuk hubby buat nganter ke tempat-tempat yang "di luar service area" hahaha... So far, layanan antar baru wilayah Jakarta Barat aja, apaan coba... Jadi kalo minta sampai di luar itu, musti ekstra baik-baikin dan punya alasan kuat kenapa harus ke sana, hihihi... kesannya galak banget sih hubbyku ini, enggak kok. Blio hanya bukan orang yang suka jalan, apalagi jauh-jauh. Capek katanya...

Dari 3 kali belanja ke Titan, 2 kalinya adalah dalam rangka belanja bahan dan perlengkapan buat bikin Birthday Cake my beloved son, Orlando yang waktu itu ulang tahun pertama dan kedua. Bisa dibayangin kan, setahun sekali berarti perginya... ck..ck.. perlu dibanggakan ga kalo begini? Makanya deep...deep... inside my heart, aku berharap, Pak Thio mau melebarkan sayapnya (baca: buka cabang Titan) ke daerah Jakarta Barat, seperti halnya cabang Titan yang baru di buka di Kelapa Gading Square :P

Terus yang ke-3 kapan? Yaaa... barusan ini, hari Sabtu tgl 07 Juli 2007 tepatnya, tanggal bagus ya? Itu dia kenapa aku bilang setiap kunjunganku ke Titan itu punya kesan sendiri... Loh terus, kok bisa ke Titan? Proposalnya gimana kok disetujui hubby? Jadi gini, awalnya kan cerita-cerita nih ama hubby,

"A, Titan bikin lomba blog loh... yang dinilai postingan cerita tentang ke Titan"
"Oh? Ya ikut aja... ceritain aja yang kemarin itu, waktu ke Titan ternyata suamiku ketemu kembarannya"

Hahaha.... aku jadi ngakak deh inget yang ini. Maksud hubby-ku, waktu belanja ke Titan April 2007 lalu, begitu masuk ke Titan, ternyata di mini cafe Titan, sedang duduk seorang cowok yang pake baju kembar ama hubby-ku. Aku pertama ga ngeh, hubby-ku yang langsung nyikut, "Duh, bajunya sama nih"
Aku noleh, ngelirik lagi terus bisik-bisik "Ah udah cuek aja..." terus konsen lagi browsing rak-rak pajangan. Ga lama, kayanya cowok itu udah ga ada.

Besoknya, di milis group yang aku ikutin ada email dari salah satu member

"Shinta, kemaren ke Titan ya? Bawa anak n suami (kalo gak salah)...?"

Aku bales dengan merasa bersalah. Soalnya kita juga baru ketemuan sekali, jadi ga apal wajahnya.

"Waaaks, ada kamu ya? Duuuh, kok ga manggil.... Hihihi... sorry, aku ga ngeh... soalnya gitu deh kalo belanja bawa anak, ga konsen."

Terus dia bales lagi dan bikin aku ngakak bacanya,

"Iya, gw juga tadinya gak ngeh, tapi pas di sana suami gw tiba2 menghilang, ternyata lagi ngumpet di mobil karena dia bilang ada yg bajunya sama (garis2 biru abu2)… eh, pas gw liat kayaknya itu suaminya Shinta ya, sori gak manggil soalnya takut salah…"

Pulangnya langsung cerita ke hubby, dan kita jadi ketawa-ketawa deh... Malu juga, soalnya ternyata kenal.

Lanjut soal proposal ke Titan yang ke-3, selesai ketawa mengingat kejadian kembaran yang ngabur itu, aku ngomong lagi...

"Jadi ikut aja nih? Tapi ga punya foto-foto di Titan... Kemarin liatin postingan temen-temen ada fotonya, bagus-bagus... Kan mayan kalo menang. Hadiahnya 1 juta loh!"
"Oh ya? Lumayan dong? Wah bisa buat nambah beli pelek"
"Hmmm, Titan ga jual pelek, ada juga loyang?"
"???"
hubby bingung dan ga ngeh...
"Iya, hadiahnya 1 juta berupa voucher belanja Titan"
"Huuu..."
terus pembicaraan dihentikan sepihak.

Ya udah, tanpa menaruh harapan lagi bisa ke Titan sampai tahun depan, hari-hariku berjalan seperti biasa (wakakak, ancur banget sih tata bahasa cerita ini)
Sampai ternyata hubby setuju diajak renang minggu lalu ke PIM (sebenarnya ini taktik ku juga sih biar nyeret dia deket-deket sana hihihi *tanduk keluar*) Setelah persetujuan keluar, baru buntutnya menyusul

"Pulang dari PIM mampir Titan ya? Kan udah deket tuh"
"Ngapain?" *galak*
"Kan mo ambil foto buat lomba blog... sekalian mo beli mika nih... Abis ga mo nganterin mulu ke Mayestik" *lebih galak lagi* hihihi
"Ya udah, liat besok ya..."

Dan resultnya... jadilah kunjungan ini yang membuahkan 2 kantong plastik besar belanjaan dan foto-foto ini sodara-sodara... Hahaha... the victory is mine *evil laugh* hahaha... Kidding!
Tapi belanja ke-3 ini paling asyik walau harus buru-buru, karena Olan lagi tidur kecapekan pulang dari PIM, jadi hubby dan Olan nunggu di mobil. Aku sendiri yang turun, belanja dan photo-photo (udah minta ijin dulu loh) Si Mbak yang aku mintain permisi photo-photo juga seperti menemukan jawaban dari teka-teki di kepalanya, "Pantes akhir-akhir ini banyak orang yang belanja di Titan sambil photo-photo" Gimana toh mbak, Boss-nya loh yang bikin lomba, mosok ga tau? hihihi....

Begitulah cerita tentang Titan and me... Semoga hadiah voucher 1 juta itu jadi rejeki-ku supaya aku punya alasan lagi buat bikin kunjungan-kunjungan berikutnya ke Titan dan ngeborong isinya :D

Tuesday, July 03, 2007

Roll Ketan Hitam

Biarpun orang-orang di rumah udah bosen sama yang namanya cake, tapi kalo bikin yang ini, langsung pada nyomot. Tidak terkecuali jagoan kecilku... Pengin nampilin cake ini secara beda (sekaligus uji coba, bisa ga gitu), jadi kali ini dengan resep sederhanaku, si Cake Ketan Hitam tampil sebagi roll yang mungil dan cantik... Sempet bingung, isian apa yang cocok untuk tengahnya, karena ketan hitam sudah punya rasa yang unik dan legit. Jadinya di coba dua saja, dengan butter cream biasa, dan satu lagi dengan tambahan keju parut.
Resepnya ala Dapur Amatir, gampang inget, gampang buat. Porsinya tidak banyak, kalo bikin yang besar, bikin 2-3 resep ya.

ROLL KETAN HITAM
by : Dapur Amatir

Bahan:
2 butir telur
100 gram tepung ketan hitam
100 gram gula pasir
100 ml santan kental (biasa, pake Kara)
1/2 sdt Emulsifier, optional
1/4 sdt garam


Cara :
Panaskan kukusan, siapkan 2 loyang 18x18cm, olesi dengan minyak sayur/margarine.
Kocok telur, gula, garam dan ovalet sampai mengembang dan kental berjejak.
Masukkan tepung ketan hitam, aduk rata.
Masukkan santan, aduk rata.
Tuang adonan ke 2 loyang secara merata. Kukus selama 10 menit. Angkat, keluarkan dari loyang dinginkan sebentar.
Letakan cake diatas kertas roti, olesi dengan butter cream (tambahkan keju sesuai selera, jangan kebanyakan juga, ntar susah gulungnya), gulung dan padatkan.
Simpan sebentar dalam lemari es, potong-potong, sajikan...

Cake Durian

Beberapa waktu yang lalu Lia-Sby pernah post resep Cake Durian Kukus yang langsung booming di milis. Secara durian gitu loh... sapa yang ga tertantang dan tergoda nyobain mentransformasi buah eksotik ini ke dalam sajian cake yang ueeenak...
Dari sekian orang yang udah nyoba, ada yang gagal, ada yang berhasil. Aku masuk dalam jajaran yang gagal, hehehe... Soalnya resep Lia ini menggunakan teknik gabungan sponge cake dan taiwan cake. Nah, ini dia... teknik yang belum aku kuasain, walhasil setengah gatot lah... Selain itu juga durian yang aku dapet ga mateng bagus... jadi tastenya ga greng gitu! O ya kenapa setengah gatot? Karena dari 1 resep aku jadiin 2 batch, yang satu aku kukus, hasilnya gatot : kaya apem deh, udah ga menarik banget pokoknya. Yang satunya lagi panggang au bain marie, hasilnya lumayan tapi beremah dan berpori sekali, masih bisa dimakan, tapi ga laku juga :( Ini fotonya -->
Weekend kemarin lagi belanja di CF, dapet nih durian yang bagus. Terus, semalamannya mikir mo nyoba resep Lia lagi atau modif resep ya... Akhirnya diputusin, aku modif resep JCC aja deh, yang udah lebih pasti nguasain dikit tekniknya :)
Tapi sayang, aku ga sedia fresh cream, jadi diganti susu UHT deh. Udah feeling, hasilnya ga bisa maksimal nih, soalnya dulu2 bikin JCC pake susu UHT, hasilnya "basah" dan kurang 'firm'.
Ini dia cake modifikasi ku, dengan bahan durian yang bagus, cakenya jadinya enak banget... Wanna a piece?

CAKE DURIAN
by : Dapur Amatir
Modifikasi resep JCC Yasaboga

Bahan :
25 gram Maizena
25 gram tepung terigu
60 ml susu cair (lebih enak pake fresh cream deh)
150 gram daging durian montong yang matang dan wangi, haluskan.
30 gram butter
3 kuning telur
3 putih telur
50 gram gula pasir halus
1/4 sdt garam

Cara :
Panaskan oven, masukan loyang berisi air untuk alas.
Siapkan loyang oval, olesi margarine dan alasi kertas.
Panaskan bersama daging durian, butter dan susu UHT dengan api kecil, aduk rata sampai halus, angkat dari api.
Masukkan tepung terigu dan maizena, aduk rata.
Masukkan kuning telur, aduk rata lagi.
Kocok putih telur dan garam, hingga berbusa, masukkan gula sambil terus dikocok sampai putih telur setengah kaku (tahap soft peak)
Sendokan 4 sendok makan adonan putih telur ke dalam adonan durian, aduk rata.
Tuangkan adonan durian tersebut ke dalam sisa adonan putih telur, aduk rata.
Tuang ke dalam loyang oval, panggang 75 menit dengan cara steam bake/au bain marie.
Setelah matang, keluarkan segera cake dari loyang, agar tidak melekat.

Monday, July 02, 2007

Bolu Kukus Narsis

Hihihi, maaf ya, sesuai judulnya, kali ini ga ada resep. Cuman mau majang foto si bolu kukus cantik yang aku bikin by accident. Harusnya resep bolu kukus blueberry and cheese yang udah pernah aku post dulu. Tapi ada kecelakaan saat di tengah2 bikin, yang berakibat si adonan putih-keju bantet... terpaksa deh si adonan bluberry tampil solo. Eh, jadinya seperti ini. Sueer, belum pernah dapat hasil bolkus yang mekar cantik seperti ini (idiiih kok muji sendiri). Suruh bikin lagi, juga ga tau deh bisa kaya gini lagi ga ya... Huhuhu...
<--! no_crosspost:multiply -->